Arti Dendam dan Efek Sampingnya

Home » Arti Dendam dan Efek Sampingnya

Pengertian Dendam dan Cara Menghindarinya

Dalam agama Islam dendam adalah merupakan salah satu perilaku yang tidak terpuji dan tidak patut ditiru. Sebagai muslim tentunya kita juga harus menjauhi sifat dendam ini. Berikut ulasan singkat tentang sifat dendam ini.

Arti Dendam

Kalimat dendam menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia mempunyai arti keinginan yang begitu keras untuk membalas. Ini tentunya berkaitan dengan keinginan membalas dalam bentuk kejahatan.

Dendam ini bisa melalui ucapan maupun perbuatan. Dendam ini biasanya di awali dari sikap marah yang terus-terusan. Sikap marah sendiri biasanya timbul dari rasa kecewa terhadap orang lain pada dirinya.

Dari rasa kecewa atau sakit hati inilah seseorang bisa menaruh dendam pada orang lain. Supaya orang lain tersebut bisa merasa menderita seperti pendendam tersebut. Bahkan, lebih menderita dari pendendam tersebut.

Dalam hadist dijelaskan bahwa Rosulullah SAW bersabda sebagai berikut:

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ:قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَبْغَضَ الرِّجَالِ إِلَى اللَّهِ الْأَلَدُّ الْخَصِمُ

Artinya:

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Ibnu Juraij dari Ibnu Abi Mulaikah dari ‘Aisyah dia berkata; “Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang paling Allah benci adalah orang yang keras kepala lagi suka bermusuhan.” (HR. Imam Muslim)

Efek Samping Dendam

Sifat pendendam merupakan sifat yang mempunyai efek terhadap pendendam itu sendiri maupun orang lain disekitarnya. Adapun efek dari dendam ini adalah:

Bagi diri pendendam itu sendiri, akan merasa mudah marah dan hidupnya tidak merasa tenang. Karena selaulu ingin berbuat jahat pada orang lain (yang dimusuhinya)
Bagi orang lain (yang dimusuhinya). Orang tersebut akan selalu khawatir, takut, dan tidak tenang dalam menjalani hidupnya.

Baca juga: Cara Cerdas Menghindarkan Diri dari Gosip

Ciri – Ciri Orang Pendendam

Orang yang memiliki sifat dendam ini tentunya punya ciri-ciri tersendiri:

  1. Orang tersebut tidak senang melihat orang lain yang sedang berbahagia. Maksudnya, orang tersebut akan senang jika melihat orang lain tersebut hidup menderita.
  2. Orang yang dendam akan lebih suka membalas perbuatan orang lain (yang dimusuhinya) melebihi apa yang telah dilakukan terhadap dirinya.
  3. Suka memfitnah orang lain (terutama orang yang dimusuhinya) dengan cara memutarbalikkan fakta atau ucapan.
  4. Menyebarkan aib orang yang dibenci (menggunjing), bahkan melebih-lebihkan aib orang yang dimusuhinya tersebut.

Tips – Tips Supaya Terhindar dari Pendendam:

Mengetahui betapa tercelanya sikap dendam ini. Tentunya kita dianjurkan untuk mencari teman atau kerabat yang baik. Adapun jika kita mengetahui bahwa ada teman yang punya sifat pendendam ini. Alangkah baiknya untuk diberikan cara-cara menjauhinya dan beberapa nasihat.

Adapun cara-cara atau nasihat-nasihat supaya orang bisa menjauhi sikap dendam tersebut, diantaranya adalah:

  1. Menambah pengetahuan tentang agama
  2. Mengembangkan pengetahuan perihal jiwa pemaaf
  3. Menumbuhkembangkan sifat sabar dalam diri masing-masing.
  4. Memperkuat persaudaraan, persatuan dan kesatuan antar umat beragama
  5. Memperkuat rasa iman dan takwa kepada Allah SWT.
  6. Belajar mengendalikan diri dan mengatur hawa nafsu

Beberapa nasihat di atas, sebagian seperti yang tercantum dalam QS. Ali Imron (3) ayat 134 berikut ini:

ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلۡكَٰظِمِينَ ٱلۡغَيۡظَ وَٱلۡعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ ١٣٤

Artinya:

“(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”

Demikianlah ulasan singkat tentang salah satu sikap yang kurang terpuji, yaitu dendam. Semoga kita semua bisa terhindar dari sikap tersebut. Serta bisa menjadi jiwa-jiwa pemaaf.

Aamiii..n yaa robbal ‘aalaamii…n

Tinggalkan Balasan