Belajar Menghafal dan Memahami Doa Penutup Majlis

Acara Sudah Selesai.., Tetap Doa Dulu …

Buat teman-teman semuanya, pasti sebagian sudah ada yang tahu dan sebagian lagi ada yang belum tahu apa sih doa penutup majlis itu. Buat yang sudah tahu, pasti mudah untuk mengucapkannya, tapi buat teman-teman yang belum tahu, doa ini sebenarnya gampang-gampang saja, karena tidak terlalu panjang.

Doa penutup majlis ini juga sering disebut dengan doa kafaraatul majlis. Doa yang dipanjatkan kepada Allah swt., ketika akan mengakhiri suatu kajian atau proses belajar bersama dengan kerabat yang lainnya.

Lafadz dan Bacaan Doa Penutup Majlis (Arab Maupun Latinnya)

Berikut akan penulis sampaikan tentang lafadz dari doa penutup majlis tersebut:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ , أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ .

Subhaana kallaahumma wa bihamdika asyhadu allaa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik(a)

Adapun arti dari doa tersebut adalah:

“Mahasuci Engkau Ya Allah dan segala puji bagi-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau , aku memohon ampun dan bertaubat pada-Mu.”

Ada Apa Dibalik Doa Penutup Majlis tersebut??

Sebagai sebuah doa, tentu ada hikmah tertentu yang dikandungnya. Karena sebuah doa mempunyai arti permohonan, harapan, atau sebagai pujian atas Kuasa Allah swt,. Adapun rahasia dibalik doa penutup majlis tersebut adalah:

1. Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah swt., atas berbagai Kuasa-Nya sehingga bisa berkumpul secara bersama-sama dengan orang-orang terdekat baik kajian, belajar, atau perkumpulan.

2. Menyadari bahwa hanya Allah-lah Dzat yang Maha Suci, dan manusia sebagai hamba-Nya masih banyak bergelimang dosa dan kesalahan

3. Untuk memohon ampun kepada Allah swt., atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuatnya ketika sedang duduk bersama-sama dalam sebuah kajian.

4. Menyadari bahwa hanya dengan ber-taubat kepada Allah-lah dosa-dosa, ataupun kesalahan yang dilakukan hanya akan terampuni oleh-Nya

5. Berusaha menjadi manusia yang selalu ingat akan tujuan hidup baik di dunia maupun di akhirat, sehingga tidak berbuat semena-mena. Baik kepada diri sendiri ataupun orang lain.

Semoga dengan pembelajaran singkat mengenai doa penutup majlis di atas. Kita semuanya bisa menghafal dan memahaminya, sehingga ketika ada sebuah pertemuan atau kajian bersama, kita juga tetap diberikan kemudahan untuk memahami kajian tersebut, baik isi materi, saran, atau kritiknya, dengan hati yang tenang dan lapang.

Wallaahu a’lam bis shawwaab.

Sumber:

al-Maktabah al-Syaamilah v. 34

Kamus Besar Bahasa Indonesia (offline) v.1.1

Tim Penyusun Kementerian Agama, Kumpulan Do’a Sehari-Hari, (Kementerian Agama, 2013

Portal-ilmu.com