Pesan Singkat dan Mendalam dari Nenek

Ndeme’o Buku” (Peganglah Buku)

Pesan singkat di atas adalah sebuah pesan dari seorang nenek kepada cucu-cucunya. Pesan tersebut bisa menjadi sebuah harapan agar kelak anak cucunya bisa membaca dan memahami syukur-syukur bisa mengamalkan atau mengolaborasi pemikirannya kelak ketika dewasa dengan tambahan ilmu dari berbagai buku yang sudah dibacanya.

Pesan simbah untuk ndeme’ o buku (peganglah buku), merupakan sebuah proses awal agar supaya dengan memegang buku tersebut kita bisa tahu dengan proses selanjutnya. Yakni, apa yang akan dilakukan seseorang ketika sudah memegang buku tersebut. Meskipun hanya dibuka-buka saja, atau memang sekedar dibawa-bawa saja.

Begitu singkat dan mudahnya hingga kita terkadang sering melupakannya hanya gara-gara ruwet dan sibuknya mengerjakan aktifitas yang lainnya. Padahal jika kita bisa mendalami  pesan ini sudah pasti akan terjadi perubahan yang terjadi pada diri kita.

Hal ini tentu bisa kita perbandingkan ketika pesan tersebut berbunyi lain atau berubah dalam bentuk lain. Contoh kecil saja ketika anak-anak sekarang yang banyak memegang hp atau smartphone. Tanpa perintah dari orang tua, mereka sudah mahir menggunakan beragam aplikasi yang ada pada hp yang dipegangnya.

Ta’aruf si Anak dengan Dunia Baca dan Tulis

Dua kalimat singkat yang diucapkan nenek kepada para cucunya di keluarga besarnya, menjadi kontent yang begitu penting. Ndeme’o buku atau dalam Bahasa Indonesia diartikan peganglah buku, ternyata memerlukan sedikit demi sedikit pemahaman bagi cucu-cucunya tersebut.

Bagi yang masih usia anak-anak tentu ndeme’ buku ini bisa menjadi sebuah kemudahan. Intinya ketika seorang anak-anak tersebut terlalu berlarut dalam bermain, lalu diingatkan oleh orangtuanya, atau sampai terkadang merasa dirinya dimarahi. Tentu yang diingat adalah pesan neneknya yang simple saja “ndeme’ o buku” (peganglah buku).

Sebenarnya ada rahasia di balik pesan singkat tersebut?.  apakah sekedar pesan biasa,  atau ada rahasia tersendiri. Mungkin ada yang berpendapat kalau ini pesan biasa saja. Tapi jika kita perhatikan pesan tersebut tentu mengandung pemahaman sendiri.

Waktu mereka masih kanak-kanak, seorang anak tentu menganggap ini adalah pesan biasa dari nenek pada cucunya. Namun, seorang anak pasti akan mengalami fase-fase pertumbuhan usia.

Dimana dirinya akan menjadi remaja dan dewasa kemudian tua. Di masa-masa pertumbuhan inilah pesan ndeme’o buku (peganglah buku) akan mulai terasa manfaatnya

Dari Ndeme’ Buku (Pegang Buku) ke Moco Buku (mBaca Buku)

Buku sebuah lembaran kertas yang bisa berisikan tulisan, gambar, atau bisa juga lembaran yang kosong dalam jumlah banyak yang terkumpul menjadi satu atau berjilid-jilid.

Buat yang belum paham tentang buku tentu diawali dengan memegangnya. Tidak jauh beda ketika kita ingin berkenalan dengan oran lain. Ketika kita sudah memegang buku tentu ada rasa lebih tahu dari diri kita. Sebenarnya apa isi dari buku yang saya pegang.

Buku juga mempunyai banyak macamnya, berawal dari pesan lalu rasa penasaran terhadap buku yang kita pegang, Pastinya akan berlanjut ke proses kemudian yaitu membaca.

Membaca buku bagi semua orang tentu punya manfaatnya sendiri-sendiri. Mulai dari mengetahui wacana-wacana baru bagi dirinya, bahkan untuk lulus sekolah dan masuk ke perguruan tinggi pun juga perlu membaca buku.

Semoga bisa Menulis Buku Juga

Dari ndeme’ buku (pegang buku) yang ternyata mengandung makna besar untuk kehidupan. Pasti akan muncul sebuah inspirasi dari diri kita sendiri (sekarang atau suatu hari kelak) dimana kita juga harus menulis sebuah karya tulis.

Dimana karya tulis tersebut juga bisa bermanfaat bagi semua orang dan tidak lekang oleh zaman. Hal ini tentu muncul atas berbagai inisiatif dan dorongan, karena ketika kita membaca buku-buku yang sebelumnya. Banyak pesan-pesan yang mengajak semua orang untuk tetap terampil dan kreatif.

Dari sinilah muncul ide-ide baru dari orang yang membaca buku tersebut. Sehingga kita pun bisa membuat hal yang demikian pula. Walaupun sedikit, tetapi ketika karya kita bisa bermanfaat dan membawa perubahan lebih baik bagi orang lain tentu hal tersebut akan menjadi nilai tersendiri bagi diri kita.

Semoga Bermanfaat…